Buru, 21 April 2026 – Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menggelar kegiatan Pelatihan Kelompok Simpan Pinjam berbasis Village Savings and Loan Association (VSLA) yang berlangsung di Basecamp YPPM Maluku, Desa Bara, Kabupaten Buru, pada Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya YPPM Maluku untuk memperkuat kapasitas ekonomi masyarakat desa, khususnya kelompok masyarakat yang terlibat dalam berbagai program pemberdayaan di wilayah pesisir. Melalui pendekatan VSLA, masyarakat didorong untuk membangun sistem tabungan dan pinjaman secara mandiri, transparan, serta dikelola langsung oleh anggota kelompok.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan masyarakat Desa Bara yang tergabung dalam kelompok simpan pinjam. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar VSLA, tata cara pembentukan kelompok, serta mekanisme pengelolaan tabungan dan pinjaman secara bersama.
Metode Village Savings and Loan Association (VSLA) merupakan model pengelolaan keuangan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan sederhana. Melalui sistem ini, anggota kelompok secara rutin menabung dalam pertemuan kelompok, kemudian dana yang terkumpul dapat dipinjam oleh anggota untuk memenuhi kebutuhan ekonomi maupun pengembangan usaha kecil.
Selain itu, dalam pelatihan ini peserta juga diberikan penjelasan mengenai pentingnya pencatatan keuangan kelompok, aturan dalam pemberian pinjaman, serta mekanisme pengembalian dana yang disepakati bersama oleh seluruh anggota kelompok.

Fasilitator kegiatan menjelaskan bahwa sistem VSLA menekankan pada prinsip keterbukaan, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama dalam pengelolaan dana kelompok. Dengan adanya sistem ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses terhadap sumber pembiayaan yang lebih mudah tanpa harus bergantung pada lembaga keuangan formal.
Peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi kelompok mengenai rencana pembentukan dan pengelolaan kelompok simpan pinjam di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, YPPM Maluku berharap kelompok simpan pinjam berbasis VSLA dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Desa Bara. Dengan adanya pengelolaan keuangan yang baik di tingkat kelompok, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung keberlanjutan berbagai program pemberdayaan yang sedang berjalan di wilayah tersebut.
