082311771819 yppm.maluku@gmail.com
Forum Kolaboratif Pemuda dan Pemerintah Merespon Konflik untuk Demokrasi Inklusif

Forum Kolaboratif Pemuda dan Pemerintah Merespon Konflik untuk Demokrasi Inklusif

Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menyelenggarakan kegiatan “Forum Kolaboratif Pemuda dan Pemerintah Merespon Konflik untuk Demokrasi Inklusif”.  Pada hari Kamis 17 Juli 2025. Bertempat di Cafe Ujung JMP, Kota Ambon.

Embong Salampessy selaku perwakilan jurnalis dan Yamres Paniany selaku akademisi menjadi narasumber dalam kegiatan ini dan dipandu oleh Ode Dermansya. Peserta pada kegiatan ini berasal dari unsur pemerintah, perwakilan organisasi masyarakat sipil, komunitas orang muda, komunitas keagamaan, OKP, dan jurnalis.

Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong terciptanya ruang kolaboratif yang inklusif antara pemuda dan pemerintah, untuk merespon potensi konflik di masyarakat, mengidentifikasi tantangan partisipasi pemuda dalam pengelolaan konflik sosial,merumuskan strategi dan rekomendasi kebijakan yang mendukung demokrasi inklusif dan mendorong partisipasi pemuda secara bermakna dan embangun jejaring lintas sektor antara komunitas pemuda, organisasi masyarakat sipil, dan instansi pemerintah untuk kolaborasi jangka panjang dalam pencegahan konflik.

Forum Diskusi Lintas Komunitas : Konflik Sosial dan Tantangannya dalam Demokrasi

Forum Diskusi Lintas Komunitas : Konflik Sosial dan Tantangannya dalam Demokrasi

Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menyelenggarakan kegiatan “Forum Diskusi Lintas Komunitas : Konflik Sosial dan Tantangannya dalam Demokrasi”. Pada hari Kamis, 03 Juli 2025 bertempat di Nutrihub Ambon. Jl. Y. Syaranamual No.32, Hunuth/Durian Patah, Kec. Tlk. Ambon, Kota Ambon

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Zairin Salampessy selaku perwakilan jurnalis Maluku dan Dorisco Kainama, S.H selaku Akademisi. Dipandu oleh Iftin Yuninda . Peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari aktivis demokrasi, milenial inklusi Maluku, aktivis disabilitas, jurnalis, dan masyarakat sipil yang ada di kota Ambon.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang kaitan antara konflik sosial dan demokrasi, menggali penyebab utama konflik sosial yang muncul di masyarakat, mengidentifikasi dampak konflik sosial terhadap kualitas demokrasi dan Merumuskan ide dan strategi penyelesaian konflik dalam kerangka demokrasi.

Konsolidasi Bersama Pemerintah Provinsi Maluku

Konsolidasi Bersama Pemerintah Provinsi Maluku

Partisipasi masyarakat dalam mengawal program pemerintah dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kekuatan jaringan masyarakat sipil di Maluku cukup besar, mengingat cukup banyak komunitas, CSO, dan NGO yang aktif menyuarakan kepentingan masyarakat sipil terutama kelompok rentan.

Hal ini akan memudahkan kolaborasi di masa mendatang dan mendukung keberhasilan kebijakan yang ada, selain itu, masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan dapat memperkuat prinsip-prinsip demokrasi di tingkat lokal.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memastikan partisipasi masyarakat dalam mengawal kebijakan dan program pembangunan daerah di level provinsi, menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat sipil
terutama kelompok rentan, dan mengidentifikasi potensi tantangan dalam proses pembangunan di level provinsi.

Pada kegiatan ini dihadiri dari komunitas masyarakat sipil, koalisi orang muda, aktivis, NGO, akademisi, dan jurnalis. Narasumber yang dihadirkan berasal dari unsur pemerintah Provinsi Maluku, yakni BAPPEDA Provinsi Maluku diwakili (Bpk Moh.Reza) & Komnas HAM Provinsi Maluku diwakili ( Ibu Jusmalinda Holle) dan Sdr. Benico Ritiauw selaku moderator.

Kegiatan diselenggarakan pada Sabtu, 28 Juni 2025, bertempat di Coffe Ujung JMP, Ambon.

Konsolidasi Bersama Forum Jaringan LSM di Maluku

Konsolidasi Bersama Forum Jaringan LSM di Maluku

Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menyelenggarakan kegiatan “Konsolidasi Bersama Forum Jaringan LSM di Maluku”.  Pada hari Rabu, 25 Juni 2025. Bertempat di The Gade Cafe, Kota Ambon.

Hadir dalam kegiatan ini Aktivis Perempuan Vivi Marantika selaku fasilitator dalam kegiatan ini. Peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari LSM dan Komunitas yang ada di kota Ambon.

Tujuan dari kegiatan ini adalah menyatukan arah gerak LSM/organisasi masyarakat sipil dalam menghadapi tantangan bersama dalam pembangunan daerah yang demokratis, menyusun strategi bersama untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang transparan dan inklusif dan merumuskan rencana aksi kolaboratif.

Konsolidasi Terkait Peran Stakeholder Dalam Menjaga Nilai Penting Demokrasi Bersama Lintas Jaringan Masyarakat Sipil

Konsolidasi Terkait Peran Stakeholder Dalam Menjaga Nilai Penting Demokrasi Bersama Lintas Jaringan Masyarakat Sipil

Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menyelenggarakan kegiatan “Konsolidasi Terkait Peran Stakeholder Dalam Menjaga Nilai Penting Demokrasi Bersama
Lintas Jaringan Masyarakat Sipil”.  Pada hari Senin, 26 Mei 2025. Bertempat di Media Cafe Ambon Ekspres.

Hadir dalam kegiatan ini Bin Raudha Arif Hanoeboen, SE.,ME Selaku Akademisi sebagai narasumber dan di pandu oleh Ode Dermansya. Peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari aktivis demokrasi, milenial inklusi Maluku, aktivis disabilitas, jurnalis, dan masyarakat sipil yang ada di kota Ambon.

Tujuan dari kegiatan ini untuk memperkuat jaringan masyarakat sipil yang terbangun untuk menjaga ketahanan demokrasi dan membangun komitmen semua pihak dalam mengawal hak-hak masyarakat sipil dan
kelompok rentan untuk menghambat regresi demokrasi.

Partisipasi masyarakat adalah kunci demokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Namun, praktik penyalahgunaan kekuasaan di Indonesia menunjukkan tanda kemunduran demokrasi. Esensi demokrasi tidak hanya terletak pada pemilihan pemimpin, tetapi juga pada diskusi publik yang kritis dan inklusif.

Diskusi Pengawasan Partisipatif Lintas Stakeholder (Jurnalis, Akademisi dan CSO)

Diskusi Pengawasan Partisipatif Lintas Stakeholder (Jurnalis, Akademisi dan CSO)

Yayasan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (YPPM) Maluku menyelenggarakan kegiatan “Diskusi Pengawasan Partisipatif Lintas Stakeholder (Jurnalis, Akademisi dan CSO)”.  Pada hari jumat, 16 Mei 2025. Bertempat di Carita Cafe, Gunung Malintang Ambon.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Walikota Ambon Ibu Ely Toisutta, S.Sos dan Akademisi Unpatti, Dr. Julista Mustamu, S.H., M.H. selaku narasumber dan di pandu oleh moderator Tajudin Buano selaku jurnalis Ambon Ekspres.

Peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari aktivis demokrasi, milenial inklusi Maluku, aktivis disabilitas, jurnalis, dan masyarakat sipil yang ada di kota Ambon.

Tujuan dari kegiatan ini untuk menjelaskan konsep dan pentingnya pengawasan partisipatif masyarakat dalam sistem pemerintahan yang demokratis, menganalisis bentuk-bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan di berbagai level, baik pusat maupun daerah, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pemerintah dan merumuskan strategi atau rekomendasi untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemerintahan secara berkelanjutan.

 

“Beta Par Ambon, Ambon Par Samua”