Tanjung Tetulain, Hitu (4 Oktober 2025) – YPPM Maluku menyelenggarakan kegiatan Refleksi Gerakan Koalisi Muda DemRes yang menjadi momentum penting bagi Koalisi Milenial Inklusif untuk meninjau kembali perjalanan tiga tahun terakhir mereka. Kegiatan ini difasilitasi oleh YPPM Maluku sebagai bagian dari program Democratic Resilience (DemRes).
Diskusi reflektif ini dipandu oleh Fauziah A. Ngabalin sebagai moderator, dengan menghadirkan dua narasumber utama, Tajudin Buano dan Riyan Suatrat. Kegiatan berlangsung penuh semangat dan keterbukaan di pesisir Tanjung Tetulain, Hitu, diikuti sekitar 30 anggota koalisi muda dari berbagai komunitas dan latar belakang isu.

Dalam diskusi tersebut, para peserta diajak meninjau kembali perjalanan Koalisi Milenial Inklusif yang telah terbentuk selama kurang lebih tiga tahun. Sejak awal berdiri, koalisi ini telah menjadi ruang kolaborasi bagi para youth champion dari beragam bidang, mulai dari isu hak asasi manusia, kekerasan terhadap perempuan, disabilitas, jurnalisme, lingkungan hidup, tambang ilegal, hingga pengelolaan sampah dan literasi komunitas.
Para narasumber menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan gerakan ini meskipun program DemRes akan segera berakhir. Dalam kesimpulannya, disampaikan bahwa Koalisi Milenial Inklusif jangan hanya berhenti setelah program selesai, tetapi harus terus hidup dan berkembang, karena di dalamnya terdapat individu-individu hebat dengan keahlian di berbagai bidang.

Harapannya, Koalisi Milenial Inklusif dapat terus menjadi wadah strategis bagi orang muda untuk berjejaring, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam memperkuat demokrasi yang inklusif di Maluku.

Komentar Terbaru