082311771819 yppm.maluku@gmail.com

Ambon, 27 September 2025 – YPPM Maluku menyelenggarakan “Forum Pemuda Mengawal Transparansi Pemerintah di Tingkat Provinsi” pada Sabtu (27/9) bertempat di Café Ujung JMP, Poka. Kegiatan ini menghadirkan 25 peserta dari kalangan pemuda, jurnalis, organisasi masyarakat sipil (CSO), dan organisasi kepemudaan (OKP).

Forum ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Fauziah A. Ngabalin  dan Soleman Pelu, dengan Fatma Sari sebagai moderator.

Dalam materinya, Fauziah Ngabalin menekankan pentingnya peran generasi muda dalam mendorong transparansi pemerintah. Ia mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah pemuda Indonesia mencapai 64,22 juta jiwa pada 2024, setara 20% dari total penduduk. “Pemuda memiliki energi, idealisme, dan keberanian untuk menjadi vocal point dalam mengawal kebijakan publik. Transparansi adalah kunci terciptanya pemerintahan yang bersih,” tegasnya.

Sementara itu, Soleman Pelu melalui paparannya mengangkat tema nasionalisme dan peran aktif pemuda sebagai agen perubahan. Ia menekankan bahwa semangat nasionalisme di era globalisasi harus diwujudkan dengan menjaga persatuan, menumbuhkan kesadaran hukum, serta memperkuat kontrol sosial terhadap pemerintah. “Nasionalisme saat ini berarti berani mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat,” ungkap Soleman.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif pemuda dalam pengawasan kinerja pemerintah, membangun budaya transparansi dan akuntabilitas, serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Melalui forum ini, diharapkan lahir inisiatif-inisiatif baru dari anak muda Maluku dalam mengawal keterbukaan informasi publik dan memperkuat demokrasi di tingkat daerah.